Tak pernah bosan walau jerih keringat
Kembali terkadang tringat memori
Tiada yang akan mengerti
Apa yang pernah lalu tak siapa yang sanggup selami
Perit sakit jerit
Nak di lari tapi mana kemana mahu lari
Terkadang merindu terkadang sakit hati
Pedih pilih antara satu
Tak mahu dua tetap satu
Itu satu
Bukan satu satu
Linang tangis hati
Sapa pernah perduli?
Hanya mulut tua yang bertanya
Hanya mata tua yang memerhati
Sampai bila?
Andai dia pergi?
Hanya siapa yang maseh bersamaku
Adakah dia?
Berjanji kah dia untuk semati hidup
Ya..aku sngat rindu ibu seperti berkaseh seprti dulu
P tangis S merajuk: Hargai sementara maseh ada maseh bersama
Published with Blogger-droid v1.7.4